06
Mar
08

Manfaat Blog Curhat

Manfaat curhat

Apakah curhat ada manfaatnya? Mungkin ada yang menjawab tidak ada dan ada pula yang menjawab ada manfaatnya. Bagi saya selaku dokter praktek umum ada manfaatnya seperti apa yang telah saya alami di dalam kisah ini.

Sejak bertahun-tahun bila ada gangguan listrik dirumah keluarga kami, Pak Budiman ( bukan nama sebenarnya ) selalu kami minta untuk mengatasinya ( ganti kabel, pasang generator set dll ). Pak B. ini akhirnya menjadi pasien saya. Semula keluhannya flu, pegel linu sampai susah tidur dan darah tinggi.

Tekanan darah Pak B 140/80 mmHg. Dengan resep obat tablet Antihipertensi generik yang saya berikan, tekanan darahnya dapat terkontrol. Setengah tahun kemudian Pak B datang berobat, dengan alasan ingin tahu berapa tekanan darahnhya. Saat itu saya mendapatkan tekanan darahnya makin tinggi 180/90 mmHg. Wah gawat nih pikir saya. Ternyata Pak B tidak minum obat anti hipertensi yang saya berikan itu secara teratur dan berkelanjutan. Bila keluhan sakit kepala atau susah tidurnya hilang, obat itu tidak diminum lagi. Padahal Hipertensi adalah penyakit yang bisu, yang tidak memberikan keluhan apa-apa. Tidak semua keluhan pusing atau susah tidur atau sering marah-marah merupakan gejala dari Hipertensi. Pusing juga dapat disebabkan oleh penyebab lain misalnya saat tanggung bulan bagi kebanyakan orang pada saat ini. Jadi mesti dicari apa penyebab pusing itu. Tanpa mengobati penyebabnya maka Hipertensi sulit diatasi, meskipun diberikan macam-macam obat .

Dari anamnesa ( tanya jawab riwayat penyakit ) penyebab Hipertensi Pak B ini adalah Stres menahun. Ya menahun, karena selama berbulan-bulan Pak B dirongrong oleh putra ( anak sulung dari 6 bersaudara ). Setiap bulan putranya itu yang minta uang untuk biaya rumah tangganya. Bila tidak diberi uang maka putranya akan melakukan perbuatan yang merusak termasuk memecahkan kaca-kaca di rumah ortunya. Demi kasih kepada putranya, Pak B tidak melakukan perbuatan untuk menghajar putranya. Dunia saat ini sudah terbalik. Mestinya bila anak sudah bekerja, dinikahkan dan sudah membentuk keluarga baru di rumah yang baru, maka anak ini dapat memberikan materi /uang bagi ortunya. Dengan demikian beban rumah tangga ortu menjadi lebih ringan. Bukan sebaliknya pihak ortu masih menanggung beban keluarga anaknya dan beban semakin berat.

Pak B bingung, marah, jengkel dan penyesalan yang timbul selalu dipendam dalam batinnya. Mau curhat, kepada siapa? Isterinya? Percuma karena tidak dapat membantu katanya. Kepada tetangganya? Malu, sebab rahasia keluarga akan bocor keluar dan akan heboh sekampung. Akhirnya pilihan jatuh kepada dokternya alias saya sendiri. Saya dianggap oleh Pak B adalah orang yang cocok untuk diajak bicara masalah keadaan keluarganya yang menjadi penyebab Darah tingginya.

Suatu sore tahun 2002 saat jam praktek Pak B datang ke tempat saya. Kebetulan saat itu tidak ada pasien yang berobat.
Saya bertanya “Ada keluhan apa Pak B?”
Pak B menjawab ” Dok, saya merasakan tubuh saya tidak karuan. Pusing sudah 2 hari, susah tidur, mimpi buruk dll “
Ini tanda orang mengalami Stres berat. Saya sudah hafal keadaan fisik Pak B, tidak ada kelainan organis, selain Darah Tinggi dan Stres berat.
Saya menjawab “Baiklah, saya periksa dulu tekanan darahnya, ya” Hasilnya mengejutkan, 200/90 mmHg, suatu tensi darah yang harus diturunkan kalau tidak ingin pembuluh darah otaknya pecah.

Ketika saya memberitahulan berapa tekanan darahnya, Pak B berkata lemah “ Saya sudah menduganya.”

Saya persilahkan pak B duduk berhadapan di Ruang praktek saya.
Pak B mengeluarkan semua uneg-unegnya. Saya menjadi pendengar yang baik dan pada timing yang tepat saya mengajukan pertanyaan atau membenarkan pendapatnya. Saya lebih banyak mengdengar dari pada berbicara. Waktu berlalu dengan cepat dan 30 menit tidak terasa sudah. Saat itu Pak B merasakan beban mentalnya sudah menjadi ringan. Ringan karena sudah dikosongkan dari batinnya dan sudah ada orang yang mau menjadi pendengar yang baik. Wajahnya lebih berseri.

Pada saatnya Pak B mohon pamit dari hadapan saya.
Saya berkata Pak B “Saya belum memberikan resep obat untuk Bapak.”
“Terima kasih, Dok. Rasanya saya sudah tidak membutuhkan resep obat lagi. Hati saya sudah jauh membaik, ada rasa plong di hati saya. Saya sudah sembuh.”
Saya melanjutkan “Ya sudah, saya berikan Vitamin saja ya.”
Pak B tersenyum dan berkata “ Saya kesini bukan ingin minta resep obat, Dok, tetapi ingin ada orang yang mau mendengarkan uneg-uneg saya, agar saya menjadi lebih tabah menghadapi hidup ini.”

Gleg… saya terhenyak mendengarkan curhat Pak B. Saya merasa menjadi orang yang paling bodoh sedunia. Pasienku datang ingin mengeluarkan semua beban mentalnya dan bukan minta diberi obat yang baginya saat itu, semua obat tidak ada gunanya. Obat apapun tidak dapat meringankan beban mentalnya, hanya membuat bodoh tubuhnya seolah-olah sembuh, padahal tidak. Masalahnya masih segunung, kalau tidak segera di keluarkan. Ia hanya butuh ada orang yang mau menjadi pendengar yang baik dan orang yang dapat dipercaya untuk posisi tsb.

Di dalam hidup selanjutnya Pak B, sempat 2 kali tidak sadar ( syncope ) selama 30 menit pada waktu yang berbeda. Saya sempat datang menengok Pak B. ketika dipanggil oleh keluarganya. Setelah sadar pak B tidak mengalami kelainan syaraf sedikitpun, tidak mengalami defisit nerologis. Serangan syncope yang terakhir atau yang ketiga terjadi 4 tahun yang lalu pada suatu tengah malam, Pak B mengalami syncope lagi dan segera di bawa ke sebuah RS swasta terdekat. Pagi hari pukul 07.00 saya mendapat berita per telepon dari keluarganya yang mengabarkan bahwa Pak B sudah dipanggil Tuhan pada pukul 04.00 dini hari. Saya segera mendatangi rumahnya untuk memastikan kebenaran berita duka tsb. Benar, Pak B sudah dipanggil Tuhan. Ah… mengapa hidupnya cepat berlalu, ketika usianya mencapai 62 tahun? Selamat jalan Pak B, beristirahatlah dengan tenang.

About Me

My Photo

Name: Dr. Basuki Pramana

Location: Cirebon, Jabar, Indonesia

Since April 2000 I have retired as Goverment official. I have been working as General Practitioner at my hometown, Cirebon, West Java.

http://basukipramana.blogspot.com/2007/08/manfaat-curhat.html

Iklan

0 Responses to “Manfaat Blog Curhat”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: